Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Kampus

UI Masih Membuka Pendaftaran Calon Rektor UI Periode 2014-2019 hingga 11 September 2014

by Jeffry Fauzan
5 September 2014
in Kampus

Menyambut pemilihan rektor Universitas Indonesia (UI) periode 2014 – 2019, pada Kamis (4/9/2014), Panitia Penjaringan dan Penyaringan Calon Rektor (P3CR) yang dibentuk oleh Majelis Wali Amanah MWA) mengadakan konferensi pers terkait perkembangan rekruitmen calon rektor di Gedung Rektorat lama Universitas Indonesia, Salemba. Dalam konferensi pers kali ini, P3CR turut mengundang beberapa pers nasional seperti RCTI, SCTV, Antara News, Jak TV, Kompas, dsb.

Konferensi pers tersebut dipimpin oleh beberapa pembicara dari P3CR seperti Debie Dahlia selaku Sekretaris, Prof. Dr. dr. Farid A. Moeloek selaku Perwakilan MWA UI dan Prof. Amal Chalik Sjaaf selaku Ketua Pansus. Dalam konferensi tersebut turut hadir Prof Martani selaku Wakil Dosen dari P3CR, Diana selaku perwakilan staff Pendidikan P3CR, dan Alfath sebagai Perwakilan mahasiswa sarjana dari P3CR.

Debie membuka konferensi dengan mengatakan bahwa P3CR sengaja mengundang media untuk menyampaikan bahwa saat ini UI sedang menggelar ritual akbar untuk mendapatkan rector terpilih. Pemilihan rektor kali ini dianggap sebagai momentum yang sangat penting yang akan menentukan eksistensi UI lima tahun ke depan. Kemudian, Debie menjelaskan timeline pemilihan rektor mulai dari pendaftaran yang ditutup pada 11 September 2014, seleksi, penyaringan sampai pengumuman rector terpilih nanti pada tanggal 20 November 2014.

Jumlah calon rektor yang sudah terdaftar oleh P3CR sampai saat ini ada 10 orang. Mereka berasal dari dalam dan luar UI. Debie juga mengatakan P3CR sudah pro aktif dalam mengundang calon rector untuk mengikuti pilrek. “Jadi memang saat ini masih 10 orang, tapi kita tetap optimis di hari pendaftaran akhir akan mendapatkan lebih banyak lagi,” tutur Debie.

Menurut Debie, saat ini UI sedang berlomba dengan pemerintah yang baru dalam menjaring putra-putri terbaik bangsa. Kalau pemerintah sedang mencari putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi menteri, maka UI sedang mencari putra-putri terbaik bangsa untuk menjadi rektor.

Konferensi berlanjut ke dalam sesi Tanya jawab. Pertanyaan pertama dari Reza – Jak TV adalah tentang kriteria calon rektor UI yang paling dikedepankan. Debie langsung menjawab bahwa kriteria yang diinginkan adalah Integritas, Komitmen, serta Berwawasan Luas seperti yang ada di dalam Tata Tertib MWA UI.

Pertanyaan selanjutnya dari Ester – Harian Kompas yang memberikan tiga pertanyaan. Tentang peluang adanya rektor UI yang bukan berasal dari dalam UI karena belum ada dalam sejarah, adanya suara Menteri dalam pemilihan rektor seperti statute PTN BH, kemudian tanggapan mengenai pemimpin universitas yang melakukan korupsi.

Prof Moeloek menjelaskan bahwa yang bisa menghindarkan seseorang dari perilaku korupsi adalah pendidikan karakter. Karena itu, ia berharap UI bisa menghasilkan pendidikan yang berkarakter untuk mencegah hal itu. Kemudian terkait kemungkinan pihak luar menjadi rektor UI, Prof Moeloek mencontohkan Universitas PBB di Jepang yang memiliki pernah memiliki rektordari Indonesia. “Peluang seperti inilah yang ingin kita cari dari pihak luar UI. Kalau punya kemampuan ya silakan,” kata Prof. Moeloek.

Kemudian Prof Amal menjelaskan bahwa memang sesuai UU yang ada, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan memiliki suara sebesar 35% pada pemilihan terakhir dalam pilrek ini. Hal ini demi menjaga agar PTN BH tidak melenceng dari tujuan pendidikan sesuai kementerian.

Pertanyaan terakhir dari Olga – BO Economica yakni bagaimana masyarakat umum bisa tahu dan memberikan pendapat terkait pemilihan rektor UI seperti yang disebutkan sebelumnya. Debie menjelaskan bahwa masyarakat umum bisa mengakses melalui website sehingga konferensi pers yang sedang dilangsungkan juga menjadi salah satu cara untuk memberitahukan masyarakat umum. “Cara lain adalah dengan membuat pengumumannya di iklan tv maupun media cetak. Masyarakat juga bisa memberikan komentar melalui website dan media sosial namun tentu sesuai aturan yang berlaku agar bijak dalam berpendapat”, tutup dosen FIK UI ini.

 

Penulis : Jeffry Fauzan

Editor : Luqman Hakim

Related Posts

You Are What You Read: How Literary Fiction Rewires the Human Mind
Kilas Riset

You Are What You Read: How Literary Fiction Rewires the Human Mind

Hari Hutan Sedunia: Swasembada Energi di Atas Deforestasi
Soft News

Hari Hutan Sedunia: Swasembada Energi di Atas Deforestasi

Discussion about this post

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© 2024 Badan Otonom Economica

Situs ini menggunakan cookie. Dengan menggunakan situs ini Anda memberikan izin atas cookie yang digunakan.

Selengkapnya Saya Setuju
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary
Always Enabled
Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.
Non-necessary
Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.
SAVE & ACCEPT
No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide