Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Kilas Riset

The Effects of Equality Regulations on Labour Market Inequalities

by Bahrul Anwar
23 Juli 2024
in Kilas Riset, Penelitian

Introduction

Kesenjangan gender di pasar tenaga kerja adalah isu yang terus menjadi sorotan di seluruh dunia. Di Spanyol, perempuan seringkali menghadapi berbagai hambatan yang menghalangi mereka mencapai partisipasi dan kesetaraan penuh di tempat kerja. Meski banyak regulasi telah diadopsi untuk mengatasi masalah ini, efektivitas dan dampaknya terhadap kesenjangan gender sering kali menjadi perdebatan. Penelitian oleh Juan S. Mora-Sanguinetti dan Andrés Atienza-Maeso yang dipublikasikan dalam jurnal ini menawarkan pandangan mendalam mengenai efektivitas regulasi kesetaraan dalam mengurangi kesenjangan gender di pasar tenaga kerja di Spanyol.

Dengan menggunakan pendekatan analisis teks terhadap hampir 300.000 regulasi yang diadopsi selama lebih dari dua dekade, penelitian ini mengevaluasi bagaimana regulasi yang bertujuan untuk memerangi diskriminasi, mencapai kesetaraan gender, dan meningkatkan keseimbangan kerja-hidup telah diterapkan di berbagai wilayah otonom di Spanyol. Lebih dari sekadar menghitung jumlah regulasi, penelitian ini juga mengukur dampaknya terhadap indikator kesenjangan gender, seperti tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan dan tingkat pekerjaan perempuan.

Data

Data dikumpulkan dari berbagai sumber yang berkaitan dengan regulasi kesetaraan dan non-diskriminasi di Spanyol. Periode waktu yang dikaji adalah  tahun 1996 hingga 2022. Data yang dikumpulkan mencakup 297.402 regulasi baru yang diadopsi oleh administrasi pusat dan administrasi Daerah Otonom di Spanyol. Data ini  regulasi terkait diskriminasi, kesetaraan gender, dan keseimbangan kerja-kehidupan. Teknik pengumpulan data utama adalah analisis teks dari semua regulasi yang diadopsi di Spanyol selama periode tersebut. Kata kunci dan frasa tertentu dalam teks regulasi digunakan untuk mengidentifikasi regulasi yang relevan.

Dari gambar tersebut dapat dilihat bahwa secara persentase, gap by gender yang ada pada labor market semakin lama semakin kecil, itu artinya bahwa ada yang terjadi selama dua dekade terakhir. Dari data tersebut maka muncul pertanyaan; Apa yang memengaruhi menurunnya kesenjangan antar gender tersebut?

Metode

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas regulasi kesetaraan dalam mengurangi kesenjangan gender di pasar tenaga kerja di Spanyol. Para peneliti, Juan S. Mora-Sanguinetti dan Andrés Atienza-Maeso, menggunakan pendekatan analisis teks terhadap 297.402 regulasi yang diadopsi di Spanyol selama periode 1996-2022. Analisis ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan mengukur waktu, tingkat, dan wilayah di mana administrasi Spanyol telah mengadopsi regulasi yang bertujuan untuk memerangi diskriminasi terhadap perempuan, mencapai kesetaraan gender, atau menyetujui langkah-langkah terkait keseimbangan kerja-hidup.

Pendekatan ini melibatkan konstruksi database yang mengidentifikasi dan mengorganisasi regulasi baru yang diadopsi oleh administrasi negara pusat dan wilayah otonom, yang mengatur berbagai masalah terkait diskriminasi, keseimbangan kerja-hidup, dan kesetaraan gender selama periode tersebut. Database ini memungkinkan peneliti untuk menganalisis heterogenitas tinggi dalam adopsi regulasi di berbagai wilayah dan subjek, dengan regulasi yang ditujukan untuk mendorong non-diskriminasi menjadi yang paling berkembang dan sering diadopsi.

Penelitian ini juga menggunakan data panel untuk mengevaluasi hubungan antara volume regulasi yang diadopsi dengan indikator kesenjangan gender di pasar tenaga kerja di berbagai wilayah otonom. Analisis korelasi sederhana digunakan untuk menunjukkan hubungan positif antara volume regulasi yang diadopsi terkait diskriminasi, keseimbangan kerja-hidup, dan kesetaraan gender dengan indikator partisipasi angkatan kerja perempuan dan tingkat pekerjaan perempuan.

Hasil

Hasil dari penelitian ini menunjukkan adanya korelasi positif antara volume regulasi yang diadopsi dengan peningkatan partisipasi dan pekerjaan perempuan. Namun, penelitian ini juga menekankan bahwa peran regulasi ini, meskipun signifikan, tetap relatif kecil dibandingkan dengan faktor ekonomi dan sosial lainnya. Ini menyoroti kompleksitas isu kesenjangan gender dan perlunya pendekatan multifaset untuk mencapai perubahan yang berarti.

Tabel ini menunjukkan bahwa regulasi kesetaraan gender dan pendidikan tinggi memiliki dampak positif yang signifikan terhadap partisipasi dan pekerjaan perempuan di pasar tenaga kerja. Meskipun regulasi keseimbangan kerja-hidup juga penting, dampaknya lebih bervariasi dan tidak selalu signifikan. Faktor ekonomi seperti GDP per kapita juga berperan penting dalam meningkatkan partisipasi perempuan di pasar tenaga kerja.

Tabel ini mengonfirmasi bahwa regulasi kesetaraan gender dan pendidikan tinggi memiliki dampak positif yang signifikan terhadap partisipasi angkatan kerja perempuan di Spanyol. Regulasi keseimbangan kerja-hidup dan faktor ekonomi seperti GDP per kapita juga penting, meskipun dampaknya lebih bervariasi. Hasil menunjukkan bahwa pentingnya pendekatan multifaset dalam mengatasi kesenjangan gender di pasar tenaga kerja, dengan menggabungkan regulasi, pendidikan, dan faktor ekonomi. ​

 

Secara rinci, penelitian ini menemukan:

  1. Ketimpangan Gender:
    • Kesenjangan gender dalam tingkat pekerjaan dan partisipasi angkatan kerja telah menyempit secara signifikan sejak pertengahan 1990-an, meskipun penurunan ini melambat dalam dekade terakhir.
    • Kesenjangan gender dalam tingkat pekerjaan tetap stabil sekitar 15% sejak 2012, sementara tingkat partisipasi perempuan tetap stabil sekitar 13%.
  2. Regulasi Diskriminasi dan Keseimbangan Kerja-Hidup:
    • Sebanyak 13.818 norma terkait diskriminasi dan 3.862 norma terkait kesetaraan gender diidentifikasi dalam periode studi, menunjukkan heterogenitas yang signifikan dalam adopsi regulasi di berbagai wilayah.
    • Andalusia dan Catalonia adalah wilayah otonom yang paling banyak mengadopsi regulasi.
  3. Efek Regulasi:
    • Analisis korelasi menunjukkan hubungan positif antara volume regulasi yang diadopsi dengan peningkatan partisipasi dan pekerjaan perempuan.
    • Setelah memperhitungkan potensi masalah endogenitas dan variabel penjelas lainnya, volume regulasi regional tetap menunjukkan kontribusi positif terhadap penurunan kesenjangan gender, meskipun peran ini relatif kecil dibandingkan faktor ekonomi atau sosial lainnya.

Rekomendasi Kebijakan

Meskipun regulasi kesetaraan gender memiliki potensi dampak positif yang besar, penelitian ini menekankan pentingnya pengendalian pertumbuhan volume regulasi. Laporan dampak regulasi secara umum dan laporan khusus mengenai dampak gender dari regulasi adalah langkah penting untuk mencapai tujuan ini. Kedua jenis laporan ini membantu memastikan bahwa regulasi yang diadopsi benar-benar efektif dan tidak menimbulkan beban administratif yang berlebihan.

Kesimpulan

Penelitian ini tidak hanya relevan bagi pembuat kebijakan dan akademisi, tetapi juga bagi masyarakat luas yang peduli dengan keadilan dan kesetaraan di tempat kerja. Dengan analisis yang mendalam dan metodologi yang komprehensif, penelitian ini memberikan kontribusi penting dalam memahami bagaimana regulasi dapat digunakan secara efektif untuk mengurangi kesenjangan gender dan mempromosikan lingkungan kerja yang lebih inklusif dan adil.

Penelitian ini juga menegaskan bahwa regulasi kesetaraan gender di Spanyol telah memainkan peran penting dalam mengurangi kesenjangan gender di pasar tenaga kerja. Meskipun masih ada tantangan yang perlu diatasi, langkah-langkah regulatif yang diambil sejauh ini telah memberikan kemajuan yang berarti. Rekomendasi dari penelitian ini memberikan panduan yang berharga untuk evaluasi kebijakan di masa depan, serta membantu administrasi publik dalam merancang strategi yang lebih tepat untuk mencapai kesetaraan gender yang lebih besar di pasar tenaga kerja. Dengan terus mengembangkan dan menerapkan regulasi yang mendukung kesetaraan gender, Spanyol dapat terus bergerak menuju masyarakat yang lebih adil dan setara.

 

 

Reviewed From
Juan, S. (2024), How effective is equality regulation in reducing gender gaps in the labor market?

https://doi.org/10.1016/j.jpolmod.2024.05.003

Editor: Nurul Sekararum, Amira Nisa Adli, Kornelius Pardosi
Ilustrasi oleh: Syifa Carla

Related Posts

Birds of the Feather Flock Together? Gender differences in decision making homophily of friendships
Kilas Riset

Birds of the Feather Flock Together? Gender differences in decision making homophily of friendships

Beyond the Hype: Assessing the Long-Term Persistence of the Cryptocurrency Market
Kilas Riset

Beyond the Hype: Assessing the Long-Term Persistence of the Cryptocurrency Market

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© Badan Otonom Economica

No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide