Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Hard News

Perbaharui Sistem, KRL Terapkan Tiket Kertas Sementara

by Octaviani Charra
23 Juli 2018
in Hard News, Nasional
Senin, 23 Juli 2018, KRL Commuter Line menerapkan pemakaian tiket kertas dengan harga Rp 3,000 pada semua stasiun dan untuk semua tujuan. Pengguna KRL diharuskan membeli tiket kertas di loket atau pada petugas di luar loket. Penerapan tiket kertas ini sebelumnya telah diberitakan kepada seluruh pengguna KRL Commuter Line melalui cuitan akun Twitter  @CommuterLine pada Minggu (22/7) malam. Dalam cuitan tersebut, disebutkan bahwa kebijakan ini diambil sebagai bentuk mitigasi pembaharuan sistem dan pemeliharaan e-ticketing. Dilansir dari detik.com, proses pembaharuan sistem sendiri telah berlangsung sejak Sabtu (21/7) lalu dan diperkirakan selesai pada pukul 11.00 WIB.
Akibat pembaruan sistem yang dilakukan, pada Senin pagi, pengguna KRL dari sejumlah stasiun mengalami antrean panjang karena pengguna yang biasa menggunakan Kartu Multi Trip (KMT) maupun kartu bank tidak bisa langsung menggunakan kartu mereka. Namun, antre pembelian tiket kertas yang terjadi dianggap oleh sebagian pengguna KRL lebih cepat dibandingkan antre pembelian Tiket Harian Berjaminan (THB). Fajar, salah satu pengguna reguler KRL yang membeli tiket kertas dari Stasiun Bogor pada pukul 06.45, merasa bahwa pembelian tiket kertas berlangsung lebih cepat karena, meski jumlah pembeli tiket lebih banyak, uang dengan cepat diterima petugas dan tidak ada pemilihan tujuan yang lama. Fajar menambahkan bahwa ia tidak melihat pengguna KRL lain yang marah atau menuntut tiket gratis kepada pihak stasiun, seperti yang ramai dibicarakan di Twitter. Sementara itu, di Stasiun Jurangmangu, Bapak Sapto, petugas pemeriksa tiket masuk, mengabarkan bahwa di Stasiun Jurangmangu sendiri antrean yang terjadi dapat dikendalikan dengan pengguna KRL yang “mengalir seperti air”.
Seperti perkiraan pihak KRL Commuter Line, pada pukul 11.00, sistem e-ticketing sudah kembali normal. Di stasiun Jurangmangu, pada pukul 11.30, KMT dan kartu bank sudah dapat digunakan kembali dan pengguna KRL juga bisa kembali menggunakan THB. Sebagian pengguna KRL yang tiba dengan tiket kertas pun tidak mengalami kendala saat keluar dari stasiun. Sejumlah petugas terlihat siaga menjaga gerbang keluar stasiun untuk membantu pengguna KRL.

 

 

 

 

Kontributor : Octaviani Charra
Editor : Emily Sakina, Nur Fajriah

Related Posts

You Are What You Read: How Literary Fiction Rewires the Human Mind
Kilas Riset

You Are What You Read: How Literary Fiction Rewires the Human Mind

Hari Hutan Sedunia: Swasembada Energi di Atas Deforestasi
Soft News

Hari Hutan Sedunia: Swasembada Energi di Atas Deforestasi

Discussion about this post

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© 2024 Badan Otonom Economica

Situs ini menggunakan cookie. Dengan menggunakan situs ini Anda memberikan izin atas cookie yang digunakan.

Selengkapnya Saya Setuju
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary
Always Enabled
Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.
Non-necessary
Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.
SAVE & ACCEPT
No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide