Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Nasional

Parade Komunitas Dan Kebudayaan ASIA AFRIKA

by Muhammad Riyan Abdurrahman
27 April 2015
in Nasional

Sabtu kemarin menjadi hari yang ditunggu-tunggu oleh warga Bandung. Pada hari itu, tepatnya 25 April 2015, diselenggarkan Parade Komunitas dan Kebudayaan Negara-Negara Asia Afrika. Parade di sepanjang Jalan Asia Afrika hingga Alun-Alun Timur Kota Bandung ini berlangsung sangat meriah. Parade ini diadakan untuk memperingati Peringatan 60 Tahun Konferensi Asia Afrika. Parade ini diikuti oleh lebih dari 30 komunitas yang ada di Kota Bandung, seperti Historia van Bandung, Komunitas Museum Mandalawangsit Siliwangi, Komunitas Safari, Stamford International School, Mahasiswa-Mahasiswa Asing yang berkuliah di Bandung, Komunitas Singa Depok, Komunitas Pecinta Sejarah dan komunitas-komunitas lainnya.

Parade ini dimulai pada pukul 11.00 siang, diawali dengan adanya sekelompok pasukan Pramuka yang membawa bendera-bendera negara Asia-Afrika sambil diiringi Marching Band yang membawakan lagu Halo-Halo Bandung. Jalur parade diawali dari ujung timur Jalan Asia Afrika dan berakhir di Alun-Alun Timur Kota Bandung.

Hampir semua perhatian warga Kota Bandung tersedot oleh parade ini. Hal itu terlihat dari banyaknya warga yang menyaksikan parade. Meski Jalan Asia Afrika sempat diguyur hujan, hal ini tidak mengurangi antusiasme warga yang menonton. “Biarpun hujan, saya masih tetap antusias terhadap parade ini karena acaranya dikemas dengan bagus dan menarik.” Ujar Alma salah satu pengunjung parade.

Selama rangkaian parade berlangsung, beberapa ruas jalan seperti Jalan Dalem Kaum, Jalan Alun-Alun Timur, Jalan Banceuy, dan Jalan Asia Afrika ditutup untuk kendaraan sehingga menyebabkan kemacetan di sekitar area parade.

 

Penulis dan Foto: M. Riyan Abdurrahman

Related Posts

Gig Economy: Jembatan atau Jalan Buntu untuk Menanggulangi Pengangguran Indonesia?
Kajian

Gig Economy: Jembatan atau Jalan Buntu untuk Menanggulangi Pengangguran Indonesia?

Mentari di Dunia Kelam
Sastra

Mentari di Dunia Kelam

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© Badan Otonom Economica

No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide