Dunia kelam perlahan ditaburi warna
Kuncup bunga merekah menyambut langkahnya
Datang tanpa aba dan tanpa paksa
Menghidupkan diriku yang nyaris putus asa
Senyumnya yang jadi pusat dunia
Mengetuk takhta paling tinggi dalam jiwa
Dan buatku selalu bertanya
Oh Tuhan, sesederhana inikah rupa cinta?
Bersamanya, segala hal jadi makna
Layaknya mentari yang membawa cahaya
Menuntun langkahku di jalan tak terbaca
Menghadirkan bahagia tiada habisnya
Ia berada di kalimat pertama halaman kebahagiaan
Yang masuk dalam cerita di buku usang
Mengubah kata yang tak bermutu isinya
Menata alur menuju akhir terindahnya
Pojok Sastra adalah kolom terbuka untuk tulisan jenis puisi, resensi, cerita pendek, dan opini. Dikurasi langsung oleh redaksi Economica.id.

