Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Puisi

Mentari

by Qurratu Aina
16 Juli 2021
in Puisi, Sastra

Mentari berjalan pelan ke arah bumi untuk melepas penat
bumi hangat
mereka pun rekat

bumi yang selama ini kelabu
berubah menjadi merah jambu
ia tersipu

bumi kini punya terang
ia tak butuh lagi bintang
sinar mentari beri ia semacam gemerlap kunang kunang

bumi yang malang
ia tak tahu menahu, tentang, mentari yang akan lenyap dalam petang

bumi pun menjadi pilu
warnanya kembali kelabu
tapi satu yang tak bumi tahu

semesta kirimkan bulan
yang rela menjaganya dalam dinginnya malam

di sisi yang tak pernah terbayangkan,
terangnya bulan,
dipantuli sinar mentari yang enggan muncul kembali di hadapan bumi

tapi satu yang harus bumi ketahui
ketiadaan raga dan jarak, tak pernah hilangkan rasa mentari.

Related Posts

Mentari di Dunia Kelam
Sastra

Mentari di Dunia Kelam

Riak yang Tidak Pernah Pulang
Sastra

Riak yang Tidak Pernah Pulang

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© Badan Otonom Economica

No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide