Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Kampus

Kronologi Aksi 20 Maret Versi BEM UI

by Badan Otonom Economica
20 Maret 2015
in Kampus

Menanggapi tentang bagaimana asal-muasal digelarnya Aksi 20 Maret oleh BEM UI, BEM se-UI dan ILUNI UI, Muhammad Syaeful Mujab selaku Deputi Kajian Strategis BEM UI memaparkan kisah lengkapnya. Kajian mengenai aksi ini telah dimulai sejak awal Januari, ketika Budi Gunawan (BG) dicalonkan menjadi Kapolri. Setelah sebelumnya dibahas secara intensif, pada 25 Februari, BEM UI sepakat untuk mengawal isu darurat korupsi ini.

Ajakan aksi tersebut bukan semata-mata datang dari ILUNI UI, melainkan dari Gerakan Anti Korupsi Perguruan Tinggi. Gerakan lintas perguruan tinggi ini menyatakan sepakat untuk menggelar aksi di kampus masing-masing.

“Dua atau tiga minggu yang lalu (terhitung dari 19 Maret 2015), kami bersama membahas tentang isu ini dalam forum Chief Executive Meetings (CEM). Dengan dasar ingin memberi kejelasan tentang pembahasan ini, Forum CEM meminta diadakannya sebuah pertemuan bersama dengan pihak KPK dan ILUNI, “ jelas Mujab.

Pertemuan selanjutnya digelar pada Jumat, 13 Maret 2015. “Pihak KPK diwakili oleh Nanang dan pihak ILUNI UI diwakili oleh Tomy. Dalam forum ini, ILUNI menjelaskan tentang isu yang diusulkan olehnya,” Mujab menjelaskan lebih lanjut. Dalam forum itu, ada dua persyaratan yang diajukan oleh CEM-Sospolnet, yakni: sinergisasi tuntutan BEM se-UI dengan ILUNI UI dan mengkaji isi tuntutannya lebih dalam. Hasil yang telah disepakati dalam forum ini adalah 1) menyetujui tuntutan mengenai penguatan KPK dan wajah bersih kepolisian, 2) mengkaji lebih lanjut mengenai tuntutan oligarki dan 3) menolak tuntutan tentang penurunan harga.

Kemudian CEM Sospolnet diadakan lagi pada Senin, 16 Maret di FEB UI sebagai tindak lanjut dari CEM Sospolnet sebelumnya. Forum lanjutan ini membahas tentang pemaparan hasil kajian masing-masing perwakilan fakultas mengenai tuntutan-tuntutan yang akan disampaikan pada Aksi 20 Maret. Dalam forum ini telah disepakati bersama untuk meredam isu oligarki karena terlalu abstrak untuk disampaikan sebagai tuntutan. Sedangkan dua hal yang disepakati untuk disuarakan pada 20 Maret adalah tentang penguatan KPK dan membangun kepolisian yang bersih. (bersambung)

Related Posts

You Are What You Read: How Literary Fiction Rewires the Human Mind
Kilas Riset

You Are What You Read: How Literary Fiction Rewires the Human Mind

Hari Hutan Sedunia: Swasembada Energi di Atas Deforestasi
Soft News

Hari Hutan Sedunia: Swasembada Energi di Atas Deforestasi

Discussion about this post

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© 2024 Badan Otonom Economica

Situs ini menggunakan cookie. Dengan menggunakan situs ini Anda memberikan izin atas cookie yang digunakan.

Selengkapnya Saya Setuju
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary
Always Enabled
Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.
Non-necessary
Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.
SAVE & ACCEPT
No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide