Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Kampus

EIS secara Mufakat Memilih Resmi Menjadi BSO non Himpunan

by Nabila Az-Zahra
27 Februari 2017
in Kampus

Economics International Society (EIS) yang selama ini berdiri sebagai Unit Kegiatan Fakultas (UKF) merupakan wadah bagi aspirasi dan kesejahteraan mahasiswa program studi Kelas Khusus InternasionaI (KKI) di FEB UI. Pada hari Senin, 27 Februari 2017 EIS memutuskan nasibnya  dengan mengadakan referendum KKI. Referendum ini diadakan untuk memutuskan struktur organisasi EIS yang selama ini berstatus UKF untuk diganti menjadi Badan Semi Otonom (BSO) non himpunan atau himpunan.

Jika tidak terjadi tanda mufakat dalam Referendum, maka akan ditindaklanjuti dengan mengadakan pemungutan suara pada Kamis, 2 Maret 2017. Walaupun begitu, referendum yang dilaksanakan dengan dihadiri oleh mahasiswa program studi KKI dan juga perwakilan dari Badan Perwakilan Mahasiswa dan Badan Eksekutif Mahasiswa, secara mufakat menyetujui untuk mengubah status EIS dari UKF menjadi BSO non himpunan. Keputusan untuk menjadi BSO non himpunan ini untuk melebarkan jangkauan EIS sebagai penghubung antara Sekretariat KKI dan mahasiswa KKI dalam program-program yang diusung oleh EIS.  Kesepakatan ini akan diikuti dengan masa uji coba dan akan berdampak pada tahun ajaran 2017/2018, adapun uji coba ini jika tidak memenuhi ketentuan, EIS akan dikembalikan statusnya menjadi UKF.

Pertimbangan terbesar mengapa EIS ingin mengubah statusnya dari UKF adalah pembiayaan yang terbatas untuk melaksanakan program-program yang diusungnya. Sistem pembiayaan UKF adalah melalui dana block grant yang diberikan oleh BEM, yang jumlahnya selama ini menyebabkan banyak pengurus EIS harus melakukan pembiayaan internal. Masalah yang timbul terhadap referendum KKI ini adalah ketidakjelasan posisi dan status EIS jika diganti sebagai himpunan. Karena mahasiswa yang sudah menjadi pengurus EIS tidak bisa mengikuti himpunan jurusannya baik sebagai staf maupun BPH. Kepanitiaan yang dikhususkan untuk anggota pasif himpunan-himpunan tersebut juga menjadi kekhawatiran apabila EIS dijadikan himpunan maka otomatis mahasiswa KKI akan menjadi anggota pasif EIS. Walaupun begitu, himpunan-himpunan mahasiswa lainnya sudah menyetujui untuk mengikutkan mahasiswa KKI apabila EIS dijadikan himpunan di dalam kepanitiaan mereka. Keterbatasan status EIS sebagai himpunan memang menjadi salah satu pertimbangan terbesar saat musyawarah untuk memutuskan EIS sebagai himpunan. Dengan tercapainya keputusan sebagai BSO non himpunan ini, EIS diharapkan bisa membantu lebih banyak kesejahteraan mahasiswanya, terutama isu mengenai fasilitas di KKI dan transfer ke luar negeri serta hubungan antara mahasiswa KKI dan alumni yang selama ini kurang menjadi perhatian karena keterbatasan EIS sebagai UKF.

Kontributor : Nabila Azzahra

Editor : Silvia Adinda dan Raka Respati

Related Posts

You Are What You Read: How Literary Fiction Rewires the Human Mind
Kilas Riset

You Are What You Read: How Literary Fiction Rewires the Human Mind

Hari Hutan Sedunia: Swasembada Energi di Atas Deforestasi
Soft News

Hari Hutan Sedunia: Swasembada Energi di Atas Deforestasi

Discussion about this post

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© 2024 Badan Otonom Economica

Situs ini menggunakan cookie. Dengan menggunakan situs ini Anda memberikan izin atas cookie yang digunakan.

Selengkapnya Saya Setuju
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary
Always Enabled
Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.
Non-necessary
Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.
SAVE & ACCEPT
No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide