Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Kampus

BEM FE UI Mendukung Kebijakan Kenaikan Harga BBM, sementara BEM UI Menolak Keras

by Luqman Hakim
20 November 2014
in Kampus

Kegaduhan akibat kenaikan harga bahan bakar minyak merupakan salah satu peristiwa yang sedang ramai terjadi di Indonesia sejak Presiden Jokowi mengumumkan kenaikan harga BBM sebesar Rp. 2000,00. Disaat beberapa kalangan mahasiswa melakukan demontrasi penolakan kenaikan harga BBM, BEM FE UI mengambil sikap untuk mendukung kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM pada Senin (17/11/2014) di Student Center FE UI.

Mulyawan , Ketua BEM FE UI 2014, menjelaskan poin-poin atas alasan penyikapan BEM FE UI 2014,” Subsidi BBM yang semakinmembengkak telah membebani APBN dan mengurangi fiscal space, padahal alokasi subsidi BBM sangat timpang dibandingkan alokasi untuk aspek lainnya seperti pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial”. Ia menyayangkan bila kebijakan subsidi BBM dilanjutkan akan memperbesar tingkat ketimpangan pendapatan di masyarakat. “Sudah saatnya subsidi BBM direalokasikan menjadi sumber perbaikan multidimensi terhadap peningkatan pertumbuhan ekonomi, penurunan ketimpangan pendapatan, dan pembangunan kualitas SDM yang semakin baik”, lanjut Mulyawan.

Pernyataan sikap BEM FE UI diakhiri dengan pemberian rekomendasi untuk Pemerintah Indonesia. Mulyawan menyarankan agar pengurangan subsidi BBM harus disertai pemberian cash transfer yang dapat menjaga daya beli masyarakat bawah dan kebijakan pengendalian harga, terutama pada komodistas pangan. Ia menekan bahwa pemerintah harus merealokasikan subsidi tersebut ke sektor-sektor produktif, seperti pembangunanan infrastruktur dan kualitas SDM melalui pendidikan dan kesehatan.

Kebijakan menaikan harga BBM harus dibarengi komitmen pemerintah melakukan transparansi dalam realokasi anggaran subsidi BBM. “Pemerintah harus jelas sektor mana yang mendapatkan alokasi dana dan berapa besarannya. Selain itu, pemerintah harus melakukan transparansi pengelolaan sumber energi di Indonesia, terutama fokus mengembangkan sumber energi alternatif”, tambah mahasiswa akuntansi angkatan 2011 ini.

“Kedepan setelah harga BBM dinaikan, BEM FE UI akan mengawalkan kebijakan program pengaman sosial untuk penduduk miskin”, ujar Mulyawan saat ditanya kelanjutan aksi setelah penyikapan ini. Hasil kajian dukungan kenaikan BBM dari BEM FE UI ini berkerjasama dengan BEM FEB Universitas Padjajaran.

Sementara BEM UI menyatakan sikap menolak kenaikan harga BBM. Ivan Riansa, Ketua BEM UI 2014, meyoalkan dalih pemerintah menyelamatkan APBN dari defisit dengan menaikkan harga BBM. “Permasalahan BBM terletak pada tata kelola migas itu sendiri, yang belum diikuti upaya diversifikasi energi”, ujar Ivan, Selasa (18/11/2014)

Penulis: Luqman Hakim

Related Posts

You Are What You Read: How Literary Fiction Rewires the Human Mind
Kilas Riset

You Are What You Read: How Literary Fiction Rewires the Human Mind

Hari Hutan Sedunia: Swasembada Energi di Atas Deforestasi
Soft News

Hari Hutan Sedunia: Swasembada Energi di Atas Deforestasi

Discussion about this post

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© 2024 Badan Otonom Economica

Situs ini menggunakan cookie. Dengan menggunakan situs ini Anda memberikan izin atas cookie yang digunakan.

Selengkapnya Saya Setuju
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary
Always Enabled
Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.
Non-necessary
Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.
SAVE & ACCEPT
No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide