Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Hard News

Pemilihan Presiden EIS 2020: Angin Baru Untuk KKI FEB UI

by Tahtia Sazwara
21 April 2020
in Hard News, Kampus

Senin, 20 April 2020, hal yang dinanti mahasiswa Kelas Khusus Internasional FEB UI akhirnya terjadi; pengumuman kandidat terpilih Economics International Society, himpunan untuk mahasiswa sarjana kelas internasional FEB UI. Reza Raharjo, mahasiswa manajemen Kelas Khusus Internasional FEB UI angkatan 2019 terpilih sebagai presiden untuk kepengurusan EIS tahun 2020. 

Economics International Society (EIS) merupakan organisasi semi-otonom yang berfungsi sebagai wadah bagi mahasiswa sarjana kelas internasional FEB UI. Rangkaian pemilihan Presiden EIS 2020 dimulai dengan pengumuman calon presiden melalui media sosial EIS pada rabu (8/4). Kemudian, debat calon presiden dilaksanakan pada hari rabu (15/4) melalui aplikasi video conference call Google Meet yang terbuka untuk seluruh mahasiswa KKI FEB UI. 

Setelah proses debat selesai, diadakan pemilihan Presiden EIS yang berlangsung tiga hari, dari 16 – 19 April 2020 melalui Google Form. Dari pemilihan tersebut, Reza Raharjo berhasil mendapatkan suara terbanyak dan keluar sebagai Presiden terpilih EIS FEB UI. Hal ini kemudian diumumkan oleh EIS melalui media sosial Instagram dan Line pada Senin (20/4) pukul 14.00. Di hari yang sama, Economica berkesempatan untuk mewawancarai presiden terpilih EIS kepengurusan 2020.

Angin Baru Bagi EIS

“Tiga nilai yang gue bawa di campaign adalah strong internal, benefiting external, dan inklusif,” tutur Reza pada Economica melalui aplikasi pesan Line. Menurut Reza, kepengurusan EIS tahun ini akan berbeda dengan sebelumnya karena pada kepengurusan 2020, EIS akan menjadi organisasi yang benar-benar mewakili seluruh mahasiswa Kelas Khusus Internasional FEB UI. Hal ini terlihat dari BPH dan staf sekarang yang lebih heterogen, sehingga diharapkan mampu mewakili setiap kepentingan di kalangan mahasiswa KKI.

Reza juga mengatakan bahwa ia ingin meminimalisir unsur nepotisme melalui pemilihan fungsionaris EIS yang melihat dari merit individu, dimana kualitas yang dimiliki sesuai dengan kualifikasi, tidak semata dari latar belakang atau relasi kuasa. Ia menganggap bahwa untuk bisa benar-benar bermanfaat, EIS harus memiliki internal organisasi yang kompak dan berkualitas agar bisa melayani kebutuhan mahasiswa KKI. “Gue tau untuk mewujudkan tiga nilai ini tidak mudah, tapi dengan internal yang bagus pasti bisa dijalankan,” ujarnya.

Ia juga mengklaim bahwa EIS akan mencoba memenuhi kebutuhan mahasiswa KKI yang tidak terjangkau oleh himpunan lain, misalnya terkait keperluan dengan sekretariat KKI atau informasi transfer. Menurutnya, EIS mampu memenuhi kebutuhan mahasiswa dari segi yang lebih mendetail dibandingkan himpunan lain, dalam artian memenuhi kebutuhan mahasiswa KKI dalam keperluan akademik dan non akademiknya yang berbeda dengan mahasiswa reguler.

Akhir kata, Reza berharap EIS bisa bekerjasama dengan pihak lain dan berkolaborasi untuk kebaikan dan kesejahteraan FEB UI, salah satunya dengan menjalin silaturahmi dan menjaga hubungan baik dengan himpunan lain di FEB UI, dan terus melayani mahasiswa KKI sebagaimana fungsi EIS sebagai himpunan. “Let us work together, unite and collaborate for the greater good of FEB UI”, tutupnya.

 

Editor: Rani Widyaningsih

 

Related Posts

Regenerasi Presiden EIS 2021: Menuju EIS yang Lebih Inklusif?
Hard News

Regenerasi Presiden EIS 2021: Menuju EIS yang Lebih Inklusif?

Headline

Edunation 2016: Breaking the Boundaries

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© Badan Otonom Economica

No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide