Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Hard News

Pelecehan Seksual di Lingkungan Kampus, Bagaimana Respon Pihak Universitas?

by Madina Fiscarine & Tahtia Sazwara
5 Maret 2020
in Hard News, Kampus, News

Pada Rabu, 26 Februari 2020, warganet Twitter dihebohkan dengan kicauan viral (sekarang telah dihapus) akun berinisial UR atas kejadian pelecehan seksual yang dialaminya di kawasan Universitas Indonesia. Kicauan UR menjelaskan bagaimana sekelompok pria melecehkannya di dekat halte Fakultas Ilmu Budaya (FIB UI) dan tanggapan masam petugas Pengamanan Lingkungan Kampus (PLK UI) ketika dimintai tolong oleh UR. Economica mencoba menghubungi UR untuk mengklarifikasi kejadian yang menimpanya.

Kronologi Kejadian

Ditemui di Perpustakaan Pusat (Perpusat UI) pada Sabtu, 29 Februari 2020, UR, korban pelecehan seksual di kampus UI, menjelaskan kepada Economica kronologi terjadinya pelecehan seksual yang dialaminya. Kala itu, ia baru pulang dari Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB UI) sekitar pukul 17.20 WIB Rabu (26/2) silam. Saat keluar melewati gerbang masuk mobil dekat persimpangan Pusat Studi Jepang (PSJ UI),segerombolan pria yang juga baru keluar dari PSJ, tiba-tiba mengelilingi “UR”.  

Pada awalnya, UR tidak peduli dengan mereka dan terus berjalan, tetapi sedikit banyak “UR” mendengar topik pembicaraan gerombolan tersebut yang membicarakan tentang pakaian dalam wanita. Tiba-tiba, salah satu dari mereka memegang pundaknya. Sontak, UR yang kaget melihat ke belakang dan disambut senyuman gerombolan pria yang tadi mengelilinginya.

Terkejut dan takut, UR berjalan cepat menyebrang halte FIB UI ke arah hutan UI dan berniat untuk melaporkan kejadian tersebut kepada petugas PLK yang berada di depan Stasiun Universitas Indonesia. Pihak PLK kemudian menghentikan pelaku yang ternyata mengikuti UR. Saat ditanya oleh pihak PLK, pelaku tidak mengakui perbuatannya, sehingga terjadilah cekcok antara keduanya. 

Pihak PLK kemudian berusaha menengahi permasalahan ini dan meminta pelaku meminta maaf kepada korban. Namun, korban yang masih shock tidak mau menerima permintaan maaf dari pelaku. Salah satu anggota PLK menanyakan apakah kasus ini akan dilanjutkan ke pihak rektorat UI, tetapi anggota PLK yang lainnya menyarankan agar kasus ini dapat diselesaikan di tempat dan mengatakan bahwa pada akhirnya korban juga yang salah. Pihak PLK akhirnya melepaskan pelaku tanpa dimintai keterangan lebih lanjut.

“Terus dia (PLK) bilang gini, sudahlah mbak, besok-besok kalau jalan jangan sendiri. Gue nggak terima dong. Seharusnya ini tempat aman, seharusnya kita bisa punya rasa aman untuk jalan sama siapapun dimanapun,” ujarnya.

Malam harinya, UR dihubungi pihak pelaku yang telah melihat thread twitter miliknya. Pelaku menjelaskan bahwa tujuan mereka memegang UR adalah sebagai bahan lelucon atau candaan. Pelaku telah secara sadar melakukan hal tersebut.

Tanggapan Universitas yang Cepat dan Supportive

Di malam yang sama saat terjadinya peristiwa itu, UR langsung dihubungi oleh Direktur Kemahasiswaan UI, Dr. Devie Rahmawati S. Sos., M. Hum. Keesokan harinya, setelah melapor kepada Kepala Program Studi FIB UI, UR dipertemukan dengan Ibu Devie. Iapun menjelaskan kronologi kejadian dan motif pelaku, yang kemudian langsung ditindaklanjuti oleh Ibu Devie dengan mendatangi kantor PLK saat itu juga. Satu jam kemudian, UR diberi kabar bahwa pelaku sudah ditangkap dan sedang ada di kantor PLK. Kemahasiswaan juga menawarkan untuk melanjutkan kasus ke ranah hukum, akan tetapi ditolak karena alasan personal. 

“Mereka (pihak UI) menerima semua keputusanku, mereka dukung. Supportive banget,” tuturnya.

Economica juga menghubungi pihak kemahasiswaan untuk keterangan lebih lanjut. Namun, Economica tidak mendapatkan klarifikasi langsung dari pihak Universitas karena sampai berita ini diterbitkan, pihak Universitas belum mengirimkan data yang dijanjikan sebelumnya.

Menyayangkan Pernyataan Rektor UI: Kebohongan di Depan Media

Walaupun respon dari Kemahasiswaan UI cepat, korban menyayangkan pernyataan Rektor Universitas Indonesia, Ari Kuncoro, dalam menangani kasus ini yang dinilainya tidak sesuai dengan apa yang terjadi. 

Pada 29 Februari 2020, Kompas.com menerbitkan sebuah tulisan yang berjudul  “Mahasiswi UI Dilecehkan di Lingkungan Kampus, Ini Respons Rektor Ari Kuncoro”. Pada laman berita tersebut, Ari Kuncoro membantah bahwa adanya pihak kampus yang terkesan menyalahkan korban, dilanjutkan dengan, “Mahasiswi itu juga mengapresiasi soal keamanan.” Akan tetapi, menurut pengakuan korban, ia tidak pernah mengatakan hal serupa, karena jelas bahwa ia disalahkan oleh PLK di waktu kejadian dan pelakunya dilepaskan tanpa tindak lanjut. Pengamanan baru dilakukan setelah UR membuat thread Twitter dan nama kampus mulai didengungkan. Ia juga menilai bahwa kampus kemungkinan juga tidak akan menindaklanjuti jika ia tidak speak up.

Kontributor: Madina Fiscarine dan Tahtia Anharani Sazwara

Editor: Rani Widyaningsih, Tesalonika Hana, Haikal Qinthara

Ilustrasi oleh M.T ElGassier (Unsplash)

Related Posts

Dari Persepsi ke Aksi: Pengaruh Price, Availability, dan Value terhadap Green Purchase Intention Mahasiswa FEB UI
Cerita Data

Dari Persepsi ke Aksi: Pengaruh Price, Availability, dan Value terhadap Green Purchase Intention Mahasiswa FEB UI

Antara Mahasiswa dan Kemahasiswaan:  Beda Perspektif Mengenai Isu Study Space
Mild Report

Antara Mahasiswa dan Kemahasiswaan: Beda Perspektif Mengenai Isu Study Space

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© Badan Otonom Economica

No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide