Depok – Suara ketokan palu pemimpin sidang memecah keheningan Auditorium Soeria Atmadja Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia. Sidang itu adalah bagian dari rangkaian acara Musyawarah Mahasiswa FEB UI yang diadakan setiap tahunnya. Rangkaian acara Musyawarah Mahasiswa (Musma) diawali dengan ritual “senin pagi” yaitu menyanyikan lagu Indonesia Raya. Seperti biasa tak terlewatkan sambutan dari Bapak Pribadi Setiyanto, S.E., M.A. selaku kepala Pusat Kegiatan Mahasiswa FEB UI.
“Setiap organisasi baik BO/BSO yang ada di FEB UI harus bermanfaat dan berorientasi pada fitrahnya serta melanjutkan perjuangan pendahulunya” pesan Bapak Pribadi kepada pengurus baru
Musyawarah Mahasiswa (Musma) I dipimpin oleh Rifqi selaku ketua BPM FEB UI 2015 serta diisi dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban oleh lembaga kemahasiswaan FEB UI, yaitu Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) dan Badan Audit Kemahasiswaan (BAK) FEB UI periode 2015.
Musyawarah Mahasiswa (Musma) II dipimpin oleh Irsyan sebagai ketua Musma terpilih dengan pembacaan laporan pertanggungjawaban oleh Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM) FEB UI periode 2015. Agenda Musyawarah Mahasiswa (Musma) sore malam itu, tidak hanya diisi pembacaan laporan pertanggungjawaban namun juga acara puncaknya yaitu pelantikan 3 lembaga kemahasiswaan FEB UI 2016. Ketiga lembaga tersebut adalah BEM, BPM dan BAK.
Menurut penuturan Arieko, Ketua Kemahasiswaan BPM FEB UI 2016 ketiga lembaga tersebut dilantik dalam agenda Musyawarah Mahasiswa (Musma) karena ketiganya memiliki tanggung jawab tidak hanya kepada anggotanya, tapi seluruh mahasiswa FEB UI yang telah memilih sebagai perwakilan dan menggunakan hak suaranya dalam Permira.
BPM sebagai lembaga kemahasiswaan independen memiliki hak dan wewenang dalam birokrasi, serta administrasi yang berhubungan dengan BSO di FEB UI. Untuk mewujudkan transparansi administrasi serta keuangan, BPM membentuk Badan Anggaran yang bertujuan mengaloksikan, menyalurkan dan mengawasi distribusi anggaran kepada BSO agar sesuai dengan kebutuhan dan anggaran yang telah ditentukan.
Selain perubahan struktural, tidak banyak perubahan lain yang akan dibawa oleh BPM. Namun, akan lebih diarahkan pada perbaikan dan pengembangan program-program kerja yang telah ada. Salah satunya adalah pembuatan grand design POMB FEB UI 2016. Nantinya seluruh rangkaian acara POMB harus mengikuti grand design yang telah dirumuskan oleh Badan Kemahasiswaan BPM. Hal ini sesuai dengan jargon BPM FEB UI 2016 “Develop Together”.
Kontributor: Siti Nurfaiza
Editor: Muhammad Faathir


Discussion about this post