Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Hard News

Minang Culture Festival : Wadah Mahasiswa Minang Cinta Budaya

by Jibril Gutoro
24 April 2018
in Hard News, Kampus, Nasional

Minggu 22 April 2018, Ikatan Mahasiswa Minang (IMAMI-UI) berhasil menghelat acara puncak Minang Culture Festival 2018. Acara tersebut bertempat di Graha Bakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Minang Culture Festival 2018 merupakan festival budaya Minang yang diselenggarakan setiap tahun dalam rangka upaya pelestarian budaya dan mengenalkan budaya Minangkabau kepada seluruh perantau Minang, mahasiswa, dan masyarakat luas terutama masyarakat Jabodetabek. acara utama MCF kai ini pun didahului oleh beberapa pre-event yang menampilkan sedikit gambaran akan penampilan puncak dalam penuansaan dan menambah rasa penasaran penonton akan acara tersebut.

Puncak acara MCF diawali dengan penampilan Ratu Sikumbang yang membawakan lagu khas Minangkabau. Kemudian pagelaran dimulai dengan tabuhan perkusi dan musik khas Minang. Dalam pagelaran tersebut juga terdapat permainan “Randai” yang dilakukan oleh mahasiswa-mahasiswi IMAMI. Randai merupakan tarian khas Minang yang dilakukan melingkar dan berisi suatu pesan sosial. Teater yang berjudul “Gala nan Balabuah” atau proses pengangkatan seorang datuk di Minang menjadi sajian utama pada malam tersbut.

“Kita mengangkat tema yang sangat menjadi perbincangan saat ini, pemilihan atas tema tersbut yang membedakan dengan MCF sebelum-sebelumnya” ujar Insan Kamil selaku ketua IMAMI-UI. Tema yang diangkat oleh MCF ini adalah tentang pengangkatan seorang Datuak dalam budaya Minang, bagaimana realita dan dinamika pemilihan ketua adat pada masyarakat Minang. MCF kali ini lebih banyak mengundang tamu dari berbagai daerah. Selain itu,  acara ini mengajak seluruh kalangan yang tidak hanya mahasiswa, tetapi juga seluruh warga Jabodetabek yang antusias akan budaya Minang. Menurut Insan, MCF juga menjadi wadah silaturahmi khususnya mahasiswa Minang yang ada di Jakarta untuk lebih erat.

MCF tahun ini juga dihadiri oleh Prof. Dr. Fasli Jalal selaku mantan wakil Menteri Pendidikan dan Dr. Mafri Amir selaku asisten staff Khusus Wakil Presiden. Selain itu, juga ada Bapak Erwin Nurdin, A.G. Sudibyo, dan masih banyak lagi.

“Kita harus support acara yang diadakan oleh mahasiswa UI karena disamping sebagai mahasiswa, mereka turut melestarikan budaya bangsa”, ucap Erwin Nurdin selaku Direktur Pengembangan Karier dan Hubungan Alumni UI.

“Acara Minang Culture Festival 2018 adalah salah satu bentuk kepedulian mahasiswa Minang Universitas Indonesia terhadapt budaya bangsa karena mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu bisa melaksanakan acara sebesar MCF ini, kita harusnya bisa termotivasi dari Ikatan Mahasiswa MInang ini karena telah mengadakan acara sesukses MCF”, tutur Prof. Dr. Fasli Jalal selaku mantan Wakil Menteri Pendidikan RI.

Penonton yang hadir malam itu berasal dari berbagai kalangan mulai dari mahasiswa hingga orang tua yang membawa keluarganya. “Penampilannya bagus. Kagum rasanya zaman sekarang masih ada anak muda yang peduli akan budaya” tutur Aryo, salah satu pengunjung MCF yang berasal dari Bekasi.

Kontributor: Jibril Guntoro, Liana Febrianti Ismail

Editor: Emily Sakina Azra, Pieter Hans

Related Posts

Dari Persepsi ke Aksi: Pengaruh Price, Availability, dan Value terhadap Green Purchase Intention Mahasiswa FEB UI
Cerita Data

Dari Persepsi ke Aksi: Pengaruh Price, Availability, dan Value terhadap Green Purchase Intention Mahasiswa FEB UI

Antara Mahasiswa dan Kemahasiswaan:  Beda Perspektif Mengenai Isu Study Space
Mild Report

Antara Mahasiswa dan Kemahasiswaan: Beda Perspektif Mengenai Isu Study Space

Discussion about this post

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© 2024 Badan Otonom Economica

Situs ini menggunakan cookie. Dengan menggunakan situs ini Anda memberikan izin atas cookie yang digunakan.

Selengkapnya Saya Setuju
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary
Always Enabled
Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.
Non-necessary
Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.
SAVE & ACCEPT
No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide