Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Sastra

Kiamat Postmodern

by Felicia Anabel
22 April 2020
in Sastra

Aku takut tersedak bobba yang ku sedot

Nanti aku batuk-batuk

Menakuti orang sampai kabur

Begitupun aku terhadap orang lain

 

Kami diminta jangan keluar

Nanti tiba-tiba papasan dengannya

Atau siapa tahu menyentuhnya

Demi nyawa manusia yang tersisa

 

Anak muda jenuh nan linglung

Emak-emak panik nan rempong

 

Stok kebutuhan menipis

Sekeluarga takut menderita

Kali ini bukan karena tertular

Tapi karena kelaparan hingga entahlah

Polusi udara juga menipis

Kapan lagi menurutku

Namun sedikit berkabung

Melihat jalanan ini hampir mati

 

Semua dibuat misterius

Gejalanya misterius

Siapa selanjutnya misterius

Waktu tenggatnya misterius

 

Hoaks atau tidak juga misterius

Kecuali di Whatsapp orangtua

 

Foto: http://www.thenational.ae

Pojok Sastra adalah kolom terbuka untuk tulisan jenis puisi, resensi, cerita pendek, tokoh, dan opini. Dikurasi langsung oleh redaksi Economica.id.

Related Posts

Tuan Rampung 1859
Sastra

Tuan Rampung 1859

OGOH-OGOH DAN IDENTITAS BALI YANG TERUS BERUBAH
Opini

OGOH-OGOH DAN IDENTITAS BALI YANG TERUS BERUBAH

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© Badan Otonom Economica

No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide