Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Sastra

Kata Orang

by Nur Annisa Praditia
18 November 2015
in Sastra

Hari ini aku akan mulai memulai langkah baru. Di mana aku akan menjadi orang yang lebih dewasa dan siap menghadapi tantangan dalam kedihupan nan keras ini. Aku akan menjadi seperti orang lain yang telah piawai menghadapi segala tantangan dan halangan yang melewati dirinya. Memangnya hanya mereka saja yang bisa melakukan hal semacam itu? Memangnya aku ini hanya seorang wanita yang diam termangu dan tak berani mencoba segala hal baru yang sudah sewajarnya aku lakukan? Tenang, aku tahu tata krama dan semua peraturan yang berlaku di wilayah ini. Tidak perlu khawatir jika nantinya kau tidak bisa melihat diriku di masa lalu. Masih akan ada serpihan dariku yang bisa kau lihat walaupun mungkin akan lebih banyak tertutup oleh aku yang baru.

Tapi mengapa di saat aku ingin melakukan perubahan ini, di saat aku sudah matang dan siap untuk menjadi lebih baik, kau baru datang kembali padaku. Kau yang sebelumnya tidak pernah memberikanku kabar apalagi berbicara denganku. Kau yang bahkan orang lain tak tahu di mana keberadaanmu. Namun, tiba-tiba muncul kembali di hadapanku. Aku masih bisa melihat darimu semangat masa mudamu. Betapa gagah dan kuat dirimu untuk selalu mengobarkan semangat juga kepada kawan di sekitarmu. Mungkin juga tanpa kau sadari, kamu telah meluluhlantakkan hati ini. Hati yang menjadi lemah kapan pun kamu muncul di hadapanku. Tidak perlu di depanku, bahkan mendengar suaramu saja aku tak sanggup. Betapa hatiku benar-benar lemah melihat dirimu.

Tanpa pernah aku sadari, tanpa pernah aku perkirakan, tanpa pernah aku memikirkan, akan ada satu manusia di bumi seluas ini yang menghentikan aku untuk berubah. Dia hadir di hadapanku dan berkata kepadaku untuk tidak berubah. Dia mengatakan bahwa aku sudah baik dan sudah dewasa dari dulu. Aku sudah cukup seperti ini dan telah membuat setiap orang di manapun iri. Tak perlu aku melakukan apa pun, karena aku sudah sempurna di mata orang lain tanpa aku tahu.

Bagaimana pun aku mencoba untuk tidak memikirkannya. Seberapa pun aku mencoba untuk berhenti mengingat perkataan darinya, aku akan tetap mengingat kembali masa itu. Masa di mana dia dengan yakin dan percaya diri yang lebih tinggi dariku mengatakan bahwa aku bisa menjadi apa pun yang aku inginkan, karena aku sudah sempurna. Dari peristiwa itu, aku kembali bertanya kepada diriku. Apakah perubahan itu perlu? Apakah aku sudah menjadi cukup dewasa untuk bisa diterima di dunia? Apakah aku ingin menjadi orang yang sama dengan masa lampau, ataukah aku ingin berubah? Apakah selalu satu orang yang sangat berarti ketika berkomentar tentang dirimu, harus selalu diperhatikan?

Aku sudah memutuskan. Betapa pun kamu sangat berarti bagi diriku, betapa pun aku mungkin menjadi lemah di hadapanmu, betapa pun kamu menjadi role model bagiku, namun yang menjalani hidup ini adalah aku. Bukan kamu yang tak tahu apa-apa tentang diriku, tapi tiba-tiba saja muncul dan mengatakan hal sangat penting bagi diriku. Aku tak akan mendengarkan kata orang lain. Aku akan berubah dan menjadi lebih dewasa serta menjadi lebih baik lagi bahkan di luar ekspektasi orang lain.

 

Penulis : Nur Annisa Praditia

Related Posts

Akhirnya Semua Terjawab Sudah oleh Kita Bersama
Cerpen

Akhirnya Semua Terjawab Sudah oleh Kita Bersama

Alunan Musik Kematian
Cerpen

Alunan Musik Kematian

Discussion about this post

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© 2024 Badan Otonom Economica

Situs ini menggunakan cookie. Dengan menggunakan situs ini Anda memberikan izin atas cookie yang digunakan.

Selengkapnya Saya Setuju
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary
Always Enabled
Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.
Non-necessary
Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.
SAVE & ACCEPT
No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide