Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Hard News

Modern Dance, Inovasi Hangat UI Art War 2024

by Linda Novilia
15 November 2024
in Hard News, Kampus

Pesta Rakyat merupakan salah satu agenda besar di Universitas Indonesia. Kompetisi antar fakultas serta program vokasi ini menjadi ajang yang dapat mewadahi minat, menunjukkan bakat, dan mengembangkan potensi diri para mahasiswa. Salah satu dari ketiga lomba yang ada di Pesta Rakyat adalah UI Art War (UIAW). 

Kompetisi seni terbesar dibawah Departemen Seni dan Budaya BEM UI tersebut mengadakan berbagai lomba yang dibagi menjadi tiga bidang utama, yaitu UI Mencipta, UI Berdendang, dan UI Berkata. Pada tahun ini, UIAW juga mendatangkan inovasi besar dengan diadakannya cabang lomba modern dance. Perlombaan ini berlangsung pada Kamis (14/11) di Auditorium Pusat Kegiatan Mahasiswa (PUSGIWA) UI.

Minat Meningkat, Modern Dance Akhirnya Dihadirkan

Inovasi lomba modern dance ini digadang-gadangkan hadir karena adanya minat dan potensi besar di kalangan mahasiswa UI, “Mungkin karena adanya demand dari fakultas-fakultas untuk modern dance dan kita juga melihat adanya potensi sih di mata lomba ini,” ungkap Nayla Rahmi (Naymi), selaku BPH Sarana Prasarana UIAW. Minat yang tinggi pada lomba ini juga dapat dilihat dari partisipasi aktif seluruh fakultas dan program vokasi. 

Teknis yang dilakukan untuk lomba ini sendiri kurang lebih sama dengan cabang lomba lainnya secara keseluruhan, terutama dalam teknis promosi. Naymi menyatakan, “Untuk teknis perlombaannya sendiri kita ada roadshow dan untuk perkenalan UIAW-nya  kita juga melakukan perkenalan ke fakultas-fakultas tentang lomba ini. (Terutama) karena ini kan lomba baru juga. Kemudian kita pun memberikan setiap fakultas (waktu) untuk persiapan sampai di hari ini kita mengadakan lombanya.” 

Keikutsertaan FEB dalam Modern Dance

Antusiasme peserta juga dapat dilihat dari persiapan yang sudah mereka lakukan sejak jauh-jauh hari. “Kalau untuk persiapan, sebenarnya kita udah mulai dari sebelum UTS, tapi kita baru mulai aktif nyiapin lagi setelah UTS. Kalau untuk latihannya sendiri kurang lebih under 10x pertemuan,” ungkap Anindya Ayu Putri (Anindya) selaku salah satu kontingen modern dance FEB. 

FEB yang turut serta menjadi partisipan lomba ini membawakan dance dengan cerita menarik dibaliknya, “Karena temanya wonderland, jadi awalnya kita lagi depressed dan tiba-tiba diajak ke dunia fana. Pada akhirnya terjadi konflik antara yang mau stay dan yang ingin kembali ke dunia nyata. Makanya tadi juga ada scene berantem yang endingnya kita jadi fall into another depression,” Ending yang menggambarkan keterpurukan menjadi highlight tersendiri bagi penampilan mereka. Anindya juga menyatakan bahwa lomba ini berkesan sangat baik dan seru. 

Modern Dance Harus Dilanjutkan!

Hadirnya inovasi yang disambut dengan antusiasme tinggi dan berhasil memberi kesan yang baik terhadap peserta, banyak harapan datang agar cabang lomba ini tetap  diadakan di UIAW kedepannya. “Harapannya dilanjutin lah ya, karena sebenarnya memang banyak yang bisa nari, tapi tahun lalu belum ada wadahnya, jadi kalo bisa dilanjutin. Panitia juga berharap besar untuk keberlanjutan modern dance pada UIAW tahun depan, karena ini baru, semoga ke depannya orang-orang (semakin) excited sama modern dance. Dan karena lihat tahun ini ada modern dance, semoga kedepannya peserta bisa mempersiapkan diri lebih awal,” harap Moza Ramadhani (Moza) selaku BPH K3 UIAW.

 

 

Editor: Khansa, Fauziah, dan Marshellin

Related Posts

144 atau 145 SKS? Informasi Syarat Kelulusan yang Sempat Tidak Merata
Hard News

144 atau 145 SKS? Informasi Syarat Kelulusan yang Sempat Tidak Merata

[HARD NEWS] OPK FEB UI 2026: Membentuk Karakter, Merajut Solidaritas
Hard News

[HARD NEWS] OPK FEB UI 2026: Membentuk Karakter, Merajut Solidaritas

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© Badan Otonom Economica

No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Penelitian Economica
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide