Kekasihku mati dan meninggalkan kalender hitam-putih
Dalam kalender
Kolom putih
Adalah kolom yang nyaris tak punyai ruang lagi
Kutatap lamat-lamat kalender di dinding rumahku
Seiring denting waktu yang tak pernah membeku
Setiap nyawa yang gugur tersisih
Mengapa kian menggelap, kasih?
Dan pada Kamis sore yang hampir malam
Kolom-kolom putih menghitam
Burung gagak beterbangan
Mengitar payung hitam
Merongrong bangunan gagah mencekam
Sekelebat aku menjelma burung gagak
Dalam koloni terpinggirkan
Menggerogoti pasak-pasak
Tak peduli terbuang
Tak peduli terseret di ambang
Maka saksikanlah, kasih
Pembuktian cinta paling radikal dariku
Ialah melanglang
Menukik
Membawa sijjil di sela-sela cakarku
Kwitang, 29 Januari 2026
Pojok Sastra adalah kolom terbuka untuk tulisan jenis puisi, resensi, cerita pendek, dan opini. Dikurasi langsung oleh redaksi Economica.id.

