Selama empat hari (13-16/01), Kajian Ekonomi dan Pembangunan Indonesia (Kanopi) FEB UI melaksanakan rangkaian kegiatan yang melibatkan penelitian dan aksi nyata di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Bangka Belitung, untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata dan keberlanjutan lingkungan.
Penelitian Besar – Unveiling Local Support
Pada dua hari pertama, tepatnya pada tanggal 13-14 Januari 2025, penelitian bertema “Unveiling Local Support: Determinants of Community Support for Tourism in Bangka Island” dilaksanakan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi dukungan masyarakat terhadap pengembangan sektor pariwisata. Penelitian tersebut dilakukan di Desa Kurau Barat pada hari pertama dan Desa Batu Belubang pada hari kedua yang melibatkan 180 responden. Para responden memberikan pandangan mereka terkait manfaat ekonomi, pelestarian budaya, serta dampak lingkungan dari pariwisata. Sebagai bentuk apresiasi, para responden menerima bingkisan kebutuhan pokok dari Kanopi FEB UI.
Selain itu, wawancara mendalam dengan tokoh masyarakat juga dilakukan untuk menggali lebih dalam mengenai tantangan dan potensi pengembangan pariwisata di daerah ini. Data menunjukkan bahwa sektor pariwisata Bangka Belitung memberikan kontribusi signifikan terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) meskipun masih menghadapi tantangan seperti aksesibilitas rendah dan dampak lingkungan akibat aktivitas tambang timah. Oleh karena itu, diperlukan langkah inovatif dan berkelanjutan untuk menjadikan sektor ini unggul.
Kanopi Empower – Securing The Future through Collective Action: Environmental and Communal Efforts
Acara berlanjut di dua hari terakhir, yakni tanggal 15-16 Januari 2025 di mana Kanopi FEB UI berhasil melaksanakan Kanopi Empower yang merupakan aksi Corporate Social Responsibility (CSR). Kanopi Empower 2024 menggandeng PT Pertamina (Persero) sebagai Official CSR Partner dalam mendukung pelaksanaan berbagai program sosial dan lingkungan yang berdampak positif bagi masyarakat.
Pada hari pertama, Kanopi FEB UI berfokus pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui edukasi gizi anak dan pemberdayaan ekonomi perempuan. Kegiatan diawali dengan Children Nutrition Workshop di SD Negeri 1 Merawang, yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman tentang pentingnya gizi seimbang bagi anak-anak dalam mendukung tumbuh kembang yang optimal. Edukasi ini menjadi langkah awal dalam membentuk generasi yang lebih sehat dan cerdas. Dalam pelaksanaannya, KANOPI FEB UI bekerja sama dengan puskesmas setempat untuk memberikan materi dan pemeriksaan kesehatan dasar bagi anak-anak, sehingga edukasi yang diberikan dapat lebih komprehensif dan aplikatif.
Selanjutnya, di Balai Desa Baturusa, Mompreneur Workshop diadakan untuk mendorong kemandirian ekonomi ibu rumah tangga. Dalam workshop ini, peserta mendapatkan pelatihan kewirausahaan yang mencakup penyusunan rencana bisnis, analisis SWOT, strategi pemasaran, serta perencanaan visi usaha lima tahun ke depan. Kanopi FEB UI bekerja sama dengan Yayasan Karya Wirausaha Sinergi (KAWIS) untuk penyampaian materi, sehingga peserta dapat memperoleh wawasan dan keterampilan praktis dalam mengembangkan usaha. Program ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan sebagai motor penggerak perekonomian lokal, sekaligus meningkatkan kesejahteraan keluarga dan komunitas.
Pada hari kedua, Kanopi FEB UI berfokus pada upaya pelestarian lingkungan melalui program Forest Restoration di Kawasan Konservasi Tahura Mangkol. Kegiatan ini dilakukan dengan menanam 450 bibit pohon, bekerja sama dengan Alobi Foundation, sebagai langkah nyata dalam memulihkan ekosistem yang terdampak oleh aktivitas penambangan liar timah. Jenis bibit yang ditanam mencakup Kaliandra, Matoa, Rambutan, dan berbagai tanaman lainnya yang memiliki manfaat ekologis dan ekonomis. Program ini bertujuan untuk meningkatkan tutupan hijau, mendukung konservasi lingkungan, serta memberikan dampak jangka panjang bagi keberlanjutan ekosistem di Bangka Belitung.
Kanopi FEB UI terus berkomitmen untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, baik melalui penelitian maupun aksi nyata, guna memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan di Bangka Belitung.
Editor: Tim Redaksi Economica

