Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide
No Result
View All Result
Economica
Home Umum

Maraknya Kecurangan dalam Ujian Online, SIMAK UI 2024 akan Kembali Dilaksanakan secara Offline

by Stefani Junita Wijaya & Erica Julianvanisa Wulansari
15 Juli 2023
in Umum

Seleksi Masuk (SIMAK) UI merupakan salah satu ujian yang diberikan untuk menyeleksi para calon mahasiswa yang ingin berkuliah di Universitas Indonesia. Sebelumnya, SIMAK UI selalu diselenggarakan secara luring berbasis kertas, tetapi pelaksanaan ujian terpaksa diselenggarakan secara daring akibat pandemi COVID-19 sejak awal tahun 2020.

Pada kesempatan kali ini, Badan Otonom Economica berkesempatan untuk berbincang dengan Gunawan, Kepala Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) UI 2023, mengenai penyelenggaraan SIMAK UI.

PPKM Telah Dicabut, SIMAK UI 2023 Tetap Dilaksanakan secara Daring

Meskipun pemberlakuan PPKM telah dihapus, tetapi waktu persiapan yang terbatas disertai dengan tingginya jumlah peminat hingga mencapai lebih dari 33.000 peserta menyebabkan SIMAK UI 2023 tetap diselenggarakan secara daring pada Minggu (9/7).

SIMAK UI 2023 hanya berlangsung selama satu hari dan dilakukan dari domisili masing-masing peserta. “Untuk ujian SIMAK tahun 2023 ini memang masih diselenggarakan secara online, bukan berarti kemudian untuk seterusnya akan (dilaksanakan secara) online terus,” tutur Gunawan.

Penyelenggaraan SIMAK Online yang Rawan Terjadi Kecurangan

Dilansir dari beberapa media sosial, pelaksanaan ujian secara daring ini menuai banyak keluhan dan protes dari publik, khususnya para calon mahasiswa, karena sistem daring ini dapat meningkatkan potensi kecurangan yang dilakukan oleh para peserta.

Menanggapi hal ini, pihak PMB UI mengaku bahwa mereka telah berupaya meminimalisasi adanya kecurangan oleh para peserta dengan menerapkan peraturan yang ketat serta sanksi yang berat bagi para peserta, yaitu berupa diskualifikasi. Namun, Gunawan juga mengaku bahwa hal seperti ini tidak dapat dihilangkan.

“Mau ujiannya itu (berbasis) kertas, CBT (computer-based test) seperti UTBK, online dari tempat masing masing, dan sebagainya, itu pasti ada potensi-potensi orang berusaha untuk berbuat curang. Mudah-mudahan semakin ke sini semakin kecil dan semakin sedikit potensi kecurangan tersebut,” jelas Gunawan.

Indikasi kecurangan para peserta SIMAK UI terlihat dengan jelas melalui maraknya penawaran jasa joki yang beredar di media sosial, seperti Twitter dan Telegram. Selain itu, ditemukan juga grup obrolan yang berisi informasi soal beserta jawaban SIMAK UI yang tengah berlangsung.

Gunawan menerangkan, “(data bukti kecurangan) masih diproses karena ujian baru selesai hari Minggu tanggal 9 (Juli) kemarin, tetapi nanti kami akan melakukan analisis data untuk mengetahui grafik peserta yang terdiskualifikasi dari tahun ke tahun, apakah stagnan, naik, atau turun.”

Peran PMB UI dan Upaya Pengaduan Tindak Kecurangan

Merespons indikasi kecurangan tersebut, pihak PMB UI telah menyediakan e–mail pengaduan untuk melaporkan segala bentuk kecurangan peserta.

“Prinsip kami (PMB UI) dari tahun ke tahun semenjak SIMAK online, jika memang ada pihak-pihak yang menangkap atau mencurigai ataupun mensinyalir adanya kecurangan, silakan dilaporkan saja ke kami secara resmi. Jadi, mengirimkan email ke penerimaan@ui.ac.id disertai dengan bukti-bukti (yang jelas) sehingga nanti kami akan telusuri,” jelas Gunawan.

Rencana Penyelenggaraan SIMAK UI di Tahun 2024

Melihat banyaknya kecurangan yang terjadi dalam pelaksanaan ujian, pihak UI berencana untuk menyelenggarakan SIMAK UI 2024 secara luring berbasis CBT online secara penuh di lokasi yang sudah ditentukan, yang mana serupa dengan sistem pelaksanaan UTBK.

Namun, Gunawan juga menerangkan kendala yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan SIMAK luring ini, “Perlu diketahui bersama bahwa sifat CBT ini kendalanya adalah pesertanya sangat banyak, sangat tidak mungkin selesai dalam satu hari, bisa jadi tujuh hari pelaksanaannya.”

Ia juga menambahkan bahwa SIMAK luring mengharuskan pihak panitia menyiapkan lebih banyak set soal ujian agar soal yang dikeluarkan di setiap harinya berbeda.

Pada SIMAK UI 2024, pengawasan ujian rencananya akan turut dilakukan secara offline. Hal ini berbeda dengan tiga tahun belakangan ini, di mana pengawasan masih dilakukan secara daring. Untuk itu, tim PMB UI akan melakukan briefing bagi para pengawas dan pemaparan POB (Prosedur Operasional Baku) yang berisi tentang hal-hal yang harus dilaksanakan oleh pengawas, termasuk saat menemukan kecurangan, dan lainnya.

Pesan Singkat untuk Peserta yang akan Mengikuti SIMAK 2024

Dengan mengasumsikan pelaksanaan SIMAK UI 2024 akan digelar secara luring, Gunawan memiliki pesan yang harus diperhatikan oleh para calon peserta ujian.

Pertama, Gunawan menyarankan calon peserta untuk memperhatikan lokasi ujian dengan saksama karena kesalahan lokasi dapat mengakibatkan keterlambatan peserta ujian. “Jangan sampai peserta salah memasuki lab ujian karena sebelumnya sudah pernah terjadi kejadian seperti itu,” tambahnya.

Lalu, ia juga membahas mengenai jarak dan waktu yang ditempuh untuk mencapai ke lokasi ujian beserta. Gunawan menjelaskan, “Pihak PMB UI tidak mengakomodasi peserta yang terlambat akibat kemacetan jalan. Hal ini bisa diantisipasi, misalnya peserta yang mendapatkan sesi pagi dapat dengan menginap di fasilitas yang tersedia di sekitar kampus.”

“Pastikan kelengkapan dokumen. Karena masih banyak peserta UTBK sebelumnya yang ternyata ketinggalan membawa dokumen. Meskipun masih bisa diperbaiki, hal ini tetap merepotkan,” tegasnya mengenai pentingnya pemeriksaan ulang kelengkapan dokumen sebelum memasuki ruang ujian.

Saran terakhir, Gunawan mengatakan bahwa peserta perlu mempersiapkan dirinya dengan baik dalam segi materi pelajaran yang akan diujikan.

Related Posts

Nyatanya Aku Sendiri
Sastra

Nyatanya Aku Sendiri

KANOPI FEB UI Berhasil Melaksanakan Program Penelitian Besar x Kanopi Empower 2026 di Lombok
Hard News

KANOPI FEB UI Berhasil Melaksanakan Program Penelitian Besar x Kanopi Empower 2026 di Lombok

Discussion about this post

  • Tentang
  • Kontak
  • Kebijakan Privasi

© 2024 Badan Otonom Economica

Situs ini menggunakan cookie. Dengan menggunakan situs ini Anda memberikan izin atas cookie yang digunakan.

Selengkapnya Saya Setuju
Privacy & Cookies Policy

Privacy Overview

This website uses cookies to improve your experience while you navigate through the website. Out of these cookies, the cookies that are categorized as necessary are stored on your browser as they are essential for the working of basic functionalities of the website. We also use third-party cookies that help us analyze and understand how you use this website. These cookies will be stored in your browser only with your consent. You also have the option to opt-out of these cookies. But opting out of some of these cookies may have an effect on your browsing experience.
Necessary
Always Enabled
Necessary cookies are absolutely essential for the website to function properly. This category only includes cookies that ensures basic functionalities and security features of the website. These cookies do not store any personal information.
Non-necessary
Any cookies that may not be particularly necessary for the website to function and is used specifically to collect user personal data via analytics, ads, other embedded contents are termed as non-necessary cookies. It is mandatory to procure user consent prior to running these cookies on your website.
SAVE & ACCEPT
No Result
View All Result
  • Hard News
    • Soft News
  • Sastra
  • Mild Report
    • In-Depth
  • Penelitian
    • Kilas Riset
    • Mini Economica
    • Cerita Data
    • Riset
  • Kajian
  • Majalah Economica
  • UI Guide