Sebagai rangkaian pembuka Pesta Rakyat Universitas Indonesia (UI), Parade UI kembali diadakan pada Kamis (24/10) di Balairung UI. Berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, Parade pada tahun ini tidak dilaksanakan pada masa UTS sehingga seluruh fakultas dapat kompak memeriahkan acara tahunan ini. Barisan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) dan fakultas-fakultas Rumpun Ilmu Kesehatan (RIK) yang sebelumnya sering sepi pun pada tahun ini menjadi lebih meriah.
Acara dimulai sejak pukul 10.00 WIB, ditandai dengan semangat para suporter dari setiap fakultas memenuhi jalanan UI dengan sorakan chant dan bendera-bendera yang dikibarkan menuju Balairung.
Baca juga: Mengintip Persiapan Grey Army untuk Parade UI 2024
Gegap Gempita dalam Balairung
Sejak pukul 11.00 WIB, massa suporter dari berbagai fakultas mulai memenuhi Balairung. Meskipun begitu, acara baru dimulai pada pukul 14.00 WIB yang diawali dengan pembukaan oleh MC serta diikuti dengan sambutan dari perwakilan BEM UI, Dirmawa, dan ILUNI.
Lalu, dipimpin oleh A. G. Sudibyo atau yang akrab dipanggil Pak Dibyo, lagu Genderang UI dikumandangkan, mengundang nyanyian dari seluruh isi Balairung. Acara pembukaan ditutup dengan ditabuhnya gong oleh Dibyo, menandai dimulainya Pesta Rakyat UI.
Acara diawali dengan fashion show maskot kontingen dari masing-masing fakultas. Salah satu penampilan yang berhasil mencuri perhatian audiens adalah Azka Corbuzier yang tampil sebagai salah satu maskot dari Fakultas Psikologi (FPsi).
“It’s so satisfying melihat mereka (maskot FPsi) menggunakan kostum yang sesuai sama tema suporteran mereka! And the colour scheme is just so good,” tutur Aurida, seorang mahasiswi Fakultas Hukum.
Selepas semua maskot kontingen tampil, acara utama pun dimulai. Masing-masing fakultas melantunkan chant yang telah dipersiapkan dengan berapi-api, dimulai dengan Fakultas Teknik dan diakhiri dengan Fakultas Kedokteran.
Semangat yang membara, sorakan chant, bendera-bendera dan poster-poster yang ditampilkan, serta ramainya penggunaan flare dan smoke bomb menjadi hal yang paling ditunggu-tunggu dari Parade UI. Meski kerap ditekankan bahwa penggunaan flare dan smoke bomb dilarang dan fakultas akan didiskualifikasi bila melanggar, para suporter tetap menggunakannya untuk memeriahkan pertunjukan chant mereka.
Terhitung hanya tiga fakultas yang tidak didiskualifikasi saat Parade kemarin, yaitu Fakultas Ilmu Keperawatan (FIK), Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM), dan FEB. Namun, pada akhirnya gelar Best Supporter kembali direbut oleh FKM dan gelar Best Maskot sendiri beralih ke tangan FIK.
Hadirnya Kendala pada Parade UI 2024
Dikala chant melantun, sempat terjadi ketegangan pada giliran Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) karena terdapat mahasiswa yang pingsan di tengah kerumunan lantai dasar Balairung. Kacaunya keadaan sampai mengharuskan FMIPA untuk berhenti di tengah sorakan chant untuk memberikan kondisi yang lebih kondusif bagi tim medis untuk menangani para mahasiswa yang membutuhkan. Terdapat juga miskomunikasi antara panitia yang menyebabkan FMIPA hampir didiskualifikasi dalam perlombaan OIM, OLIM, dan UI Art War.
Baca juga: Rilis Pers Pesta Rakyat UI terkait Keputusan Diskualifikasi FMIPA
Di sisi lain, beberapa peserta yang turut meramaikan Parade juga mengeluh terkait ketidaksigapan tim medis dalam acara ini. Hingga saat ini, Economica belum dapat memperoleh keterangan lebih lanjut dari Project Officer Parade UI 2024 terkait evaluasi tim medis pada acara kemarin.
FKM Kembali Menyabet Gelar Suporter Terbaik!
Seakan tidak membiarkan fakultas lain mengambil titel yang sudah tersemat, untuk yang ke-13 kalinya, FKM kembali memenangkan kategori Best Supporter di Parade UI 2024. Dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku, Brigade Ungu mampu membuktikan kekompakan dan kesolidannya melalui inovasi chant diiringi dengan flash handphone berwarna putih dan ungu.
Muhammad Kholis Hudaya (Oyis), Ketua GoFKM 2024, menyatakan bahwa mereka tidak berekspektasi akan kembali menyabet gelar Best Supporter ini. “Bisa dibilang persiapan kami enggak sematang dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi bisa dibilang ini di luar ekspektasi.” ujarnya.
Pertunjukan chant yang meriah juga dimatangkan dengan segala macam latihan. Oyis menyebutkan, “Persiapannya sendiri kita ada lagu, koreo, terus kita juga persiapan logistik, seperti bendera, (banner) 3D, dan lain sebagainya.”
Oyis juga mengungkapkan perasaan senangnya karena bisa mengikuti Parade pada tahun ini sekaligus mempertahankan gelar juara FKM. “Menurut gue, mempertahankan [juara] cukup sulit daripada meraihnya. Dan Parade tahun ini juga lebih seru dan menarik karena ada beberapa fakultas dari (Rumpun Ilmu) Kesehatan yang pakai flare dan lain sebagainya,” ungkapnya.
Berbagai Kesan dan Pesan Peserta Parade UI 2024
“Seru banget. Pecah!” ucap Syahrul, seorang mahasiswa Program Pendidikan Vokasi.
Aurida pun mengatakan hal yang senada. “Parade (will) always be memorable buat gue, and I always enjoy participating in it.,” tuturnya.
Mengenai banyaknya peserta Parade yang jatuh pingsan, Syahrul pun berharap agar disiagakan tim medis di lebih banyak titik. Ia menjelaskan, “Mungkin di beberapa titik bisa disediakan tempat buat medis sih. Tahun ini kelihatan riweuh banget karena tim medis agak susah buat masuk (ke dalam barisan untuk menolong korban).”
Editor: Anindya Vania dan Khansa


Discussion about this post